Purwojati, lazisnubanyumas.com– Ketua Lazisnu PCNU Banyumas, Prof. Dr. H. Suwito, M.Ag., bersama pengurus Lazisnu Banyumas lain Bambang Sudaryanto dan Imron Rosyadi menghadiri kegiatan Turba (Turun ke Bawah) di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwojati pada Senin (24/2/2025) petang.
Acara yang berlangsung di Aula MWCNU Purwojati ini menjadi ajang koordinasi sekaligus momen strategis dalam laporan perolehan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) tahun 2024 serta Rapat Kerja (Raker) Lazisnu MWCNU Purwojati untuk tahun 2025.
Turba ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MWCNU Purwojati, baik dari unsur Syuriah maupun Tanfidziyah. Dalam forum tersebut, Ketua MWCNU Purwojati, Muhemin, dan Ketua Lazisnu MWCNU Purwojati menyampaikan target baru untuk tahun 2025, yakni masuk dalam 10 besar perolehan zakat tingkat cabang dengan capaian Rp 200 juta.
“Kami optimistis bisa mencapai target ini dengan memperkuat sinergi, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat, serta memperluas jaringan penghimpunan dana melalui berbagai program yang sudah berjalan,” ujar Muhemin.
Komitmen Penguatan Pengelolaan ZIS
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Suwito menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat melalui sistem yang lebih profesional dan transparan.
“Kepercayaan umat adalah kunci utama. Dengan tata kelola yang baik, pendistribusian yang tepat sasaran, serta sinergi yang solid antara tingkat cabang dan MWCNU, Lazisnu dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” ungkapnya.
Turba ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara PCNU dan MWCNU dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian ZIS serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
Ke depan, MWCNU Purwojati diharapkan mampu menjadi model pengelolaan zakat yang efektif di tingkat kecamatan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
#lazisnubanyumas
